Awal mula pembuatan pesawat bermula mimpi meniru burung, puncak sejarah di capap pada 17 desemeber 1903, ketika 2 suadara asal AS, orville dan wilbur wright Berhasil menerbangkan pesawat mesin pertama yang di kenal dengan kitty hawk, north carolina, amerika serikat

 Tokoh dan Gagasan Awal

  • Abbas Ibn Firnas
     Ilmuwan abad ke-9 dari Andalusia yang merancang alat terbang dan mencoba meluncur dari bukit.
  • George Cayley
    Tokoh Inggris abad ke-19 yang menemukan konsep dasar aerodinamika [gaya angkat dan dorong]
  • Lilienthal
    Tokoh Jerman yang sering melakukan percobaan terbang memakai pesawat luncur [glider]pada akhir 1800-a
Peran wrigt bersaudara
membuka usaha sepeda yang membantu mereka paham keseimbangan dan mekanik
Membuat terowongan kecil untuk memuji bentuk saya terbaik
menciptakan sistem kendali 3 sumbu [ three axis control ] agar pesawat stabil di udara
Pesawat pertama [wright flayer] terbang sejauh 36 meter dalam waktu tempuh 12 detik pada uji coba sejarah mereka

Perkembangan Modern

Setelah tahun 1903 , teknologi berkembang sangat cepat untuk keperluan pos, perang dunia, hingga penerbangan komerisal biasa

Di Indonesia, industri pesawat dirintis oleh Nurtanio Pringgoadisuryo pada tahun 1954 lewat pesawat Sikumbang, yang kemudian berkembang menjadi PT Dirgantara Indonesia

                     Baca Artikel Selanjutnya : Transportasi Antariksa

    Kegunaan beberapa pesawat

  • Pesawat eksperesi mental

Pesawat ini yang sedang mengalami proses pengujian. pesawat jenis ini biasanya mempunyai bentuk berbeda dan istimewah. konsep dan desain barunya .selain itu pesawat ini belum di pakai secara massal

  • Pesawat penumpang sipil

pesawat ini merupakan jenis pesawat udara yang berfungsi mengangkut penumpang. pesawat penumpang sipil ini mempunyai  kapasitas yang berbeda- beda

  • Pesawat angkut

Pesawat ini berfungsi untuk mengangkut barang dan mangangkut berbagai jenis komonitas  pesawat ini juga sering di sebut pesawat kargo. pada umumnya pesawat kargo adalah pesawat penumpang yang di modifikasi. namun  ada juga pesawat yang khusus di buat untuk pengangkut barang, misalnya pesawat jenis, [boeing 747 large cargo] freighter

pesawat ngankut bisanya di pakai oleh militer atau sipil, keduanya mempunyai armada masing-masing. pihak militer biasanya menggunakan pesawat ini untuk mengangkut senjata atau bahan militer lain nya

  • Pesawat militer

Pesawat militer adalah pesawat yang berfungsi utuk berbagai ke perluan militer, jenisnya pun bermacam-macam .

  • Pesawat tempur

Pesawat ini di perlkuan untuk melakukan  penyerangan, sasaran penyerangan biasanya  adalah pesawat musuh . karakter kencang dan lincah

    • Pesawa tempur latih

Pesawat ini digunakan latihan oleh calon-calon pilot, baik sipil ataupun militer. Pesawat ini dirancang tidak bersenjata. Pesawat jenis ini mempunyai dua tempat duduk, yaitu untuk pilot dan co-pilot.

    •      Pesawat intai

Pesawat ini berfungsi untuk mengintai lawan dan mengumpulkan data-data intelijen.

Pesawat terbang mempunyai bahan bakar khusus, akan tetapi selidik punya selidik pesawat menggunakan dua jenis bahan bakar yaitu Avgas dan aviation kerosine. Seperti juga mobil, pesawat terbang butuh bahan bakar. Energi yang dilepas dipakai untuk menggenjot piston dan turbin agar kendaraan tersebut bisa melaju. Jika pesawat bermesin piston menggunakan aviation gasoline alias avgas, sedangkan pesawat penyandang mesin turbin menggunakan aviation kerosine.

Beda dari kedua jenis bahan bakar ternyata ada pada sifat titik didih. Avgas yang sejatinya adalah campuran minyak tanah dengan hidrokarbon cair berkisar antara 32-220 Celcius. Sementara aviation kerosine lebih tinggi, yakni antara 144-252 Celcius.

Pembedaan ini paling tidak muncul sebagai syarat baku lantaran metal ruang bakar mesin punya toleransi beragam terhadap panas hasil pembakaran. Mesin piston, sebagaimana laiknya dapur pacu generasi awal, jauh lebih rentan ketimbang mesin turbin yang terbuat dari metal jenis terbaru. Itu sebab, mesin pesawat DC-3 Dakota yang walau hingga kini masih terbang, misalnya, tetap tak bisa beranjak dari avgas.

Jadi, jika penerbangan jarak jauh ingin dipersingkat, pesawat terbang tak bisa lagi tergantung pada mesin piston. Pemecahannya mau tak mau dengan mesin turbin (turbojet, turbofan, atau turboshaft), yang pada akhirnya menuntut jenis bahan bakar lain yang lebih berenergi. Maka diramulah aviation kerosine.